Karo,
Balai Pemasyarakatan Kelas I Medan bersama Tim Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara dan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kabanjahe melaksanakan kegiatan koordinasi dan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Karo di Kantor Bupati Karo, Rabu (05/03/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka membahas rencana pembangunan Balai Pemasyarakatan (Bapas) baru di wilayah Kabanjahe/Kabupaten Karo sebagai bagian dari program pembentukan 100 Bapas baru secara nasional.
Tim Kanwil Ditjenpas Sumut yang hadir terdiri dari Seri Bulan S. (PK Madya), Heri, Frans Ariadi Ginting, dan Habibi Siregar (PK Muda). Dari Bapas Kelas I Medan turut hadir Kepala Bapas Kelas I Medan, Kriston Napitupulu, didampingi Sastra Barus selaku Kasubsi Bimbingan Kerja Klien Dewasa dan Egi Novian (PK Pertama).
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Kabanjahe, Bahtiar Sembiring, S.H., juga turut mengikuti kegiatan tersebut.
Rombongan disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M. Audiensi ini bertujuan untuk mengoordinasikan kemungkinan dukungan pemerintah daerah, baik melalui skema pinjam pakai aset maupun hibah lahan, guna mendukung pembangunan Bapas baru di Kabupaten Karo.
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Karo menyampaikan dukungan terhadap rencana pembangunan Bapas sebagai upaya meningkatkan pelayanan hukum, pembimbingan, serta pengawasan klien pemasyarakatan di wilayah Kabupaten Karo.
Pemkab Karo mengusulkan lahan potensial berupa tanah dan bangunan bekas Sekolah Dasar yang sudah tidak difungsikan, berlokasi di Perum Korpri, Desa Gurusinga, Kabupaten Karo, dengan estimasi luas sekitar 5.000 meter persegi. Lahan tersebut dinilai strategis dan representatif untuk dijadikan lokasi pembangunan kantor Bapas baru.
Sebagai tindak lanjut, akan dilakukan peninjauan teknis guna memastikan status legalitas aset serta kelayakan bangunan apabila akan dialihfungsikan menjadi kantor Balai Pemasyarakatan.
Melalui koordinasi dan sinergi ini, diharapkan proses pembentukan Bapas baru di Kabupaten Karo dapat berjalan optimal dalam rangka memperkuat layanan pemasyarakatan yang semakin profesional dan berdampak bagi masyarakat.(AVID/rel)





























